Terduga Pelaku Pencabulan Anak Tiri di Sambas Ditemukan Tewas Gantung Diri

Terduga Pelaku Pencabulan Anak Tiri di Sambas Ditemukan Tewas Gantung Diri (2)
ilustrasi mayat. Foto: Pixabay

 

 Seorang pria berinisial WK (30 tahun) ditemukan tewas gantung diri di sebuah rumah di daerah Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Rabu, 18 Agustus 2021. Sebelumnya, pada 13 Agustus 2021, ia dilaporkan kepolisi atas dugaan pencabulan terhadap anak tirinya.

Kabar kejadian bunuh diri tersebut membuat heboh warga Dusun Tanjung Sari, Kecamatan Tebas, Rabu pagi. Ia ditemukan tewas pada pukul 06.45 WIB.
Pagi itu, saksi Normadiah bermaksud membuka jendela rumahnya yang sedang dibangun. Namun saat membuka jendela tersebut, ia melihat seorang pria sedang tergantung di rumah tersebut.
Ia terkejut dan langsung memanggil Herwin, suaminya. Setelah melihat kejadian itu, Herwin langsung memanggil polisi.
Kapolres Sambas, AKBP Laba Meliala, melalui Kasat Reskrim Polres Sambas, AKP Sikko, membenarkan hal tersebut. "Betul, pada 13 Agustus yang bersangkutan telah dilaporkan kepada polisi, atas dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur," ungkapnya.
Dari informasi yang dihimpun Hi!Pontianak, korban pencabulan tersebut adalah anak tiri dari WK. Kakak korban kemudian melaporkan hal tersebut ke polisi. Namun, sebelum itu, WK telah kabur terlebih dahulu, meninggalkan rumah.
 
-------------------------------
Anda bisa mencari bantuan jika mengetahui ada sahabat atau kerabat, termasuk diri anda sendiri, yang memiliki kecenderungan bunuh diri.
Informasi terkait depresi dan isu kesehatan mental bisa diperoleh dengan menghubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas dan Rumah Sakit terdekat, atau mengontak sejumlah komunitas untuk mendapat pendampingan seperti LSM Jangan Bunuh Diri via email janganbunuhdiri@yahoo.com dan saluran telepon (021) 9696 9293, dan Yayasan Pulih di (021) 78842580.