BBI Dikembangkan Sebagai Agrowisata Hortikultura


AMBON - BERITA MALUKU.
UPTD Balai Benih Hortikultura (BBI) sebagai agrowisata Hortikultura. Ditandai dengan penanaman anakan pohon buah-buahan oleh Wakil Gubernur, Barnabas Orno, Plh Sekretaris Daerah (sekda), Sadli Lie, Kepala Dinas Pertanian Djasmin Badjak di sekitar areal UPTD Balai Benih Hortikultura, Desa Telaga Kodok, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (31/08/2021).


Adapaun anakan pohon yang ditanam, yaitu kelapa pandan wangi dan durian sebanyak 141 anak asal Sumatera Utara, serta 51 anakan klengkeng yang didatangkan dari Yogyakarta.

Terhadap hal tersebut, Wakil Gubernur dalam sambutannya menyambut baik langkah yang dilakukan Dinas Pertanian Maluku untuk menjadikan UPTD Balai Benih Hortikultura sebagai agrowisata hortikultura, yang nantinya akan bermanfaat baik untuk daerah maupun masyarakat. 

"Kedepan pak Gubernur dan saya pasti menjadi masa lalu, tetapi agrowisata ini menjadi masa depan bagi masyarakat Maluku dan bisa mendatangkan PAD dan kesjehtareaan karyawan," ujarnya.

Selain tanaman hortikultura, Wagub meminta Dinas Pertanian Maluku agar dilakukan pembibitan untuk tanaman lainnya seperti toreng, lengua dan lain sebagainya.

"Untuk toreng kan di dunia hanya dua, satu Brazil dan satu di Saumlaki. Karena dimana-mana hutan kita sudah di babat habis, jadi bagaimana dibuat pembibitan, baik itu toreng, lengua yang bisa masyarakat ambil untuk ditanam, tidak usah dibayar, karena di APBD-kan," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Djasmin Badjak, mengatakan dengan kegiatan ini maka telah diciptakan sejarah baru melalui jajaran Dinas Pertanian Provinsi Maluku, untuk mengembangkan salah satu Balai Benih Hortikultura sebagai induk Hortikultura di kabupaten Maluku Tengah.

"Seluruh jajaran insan pertanian bertekad membangunnya, karena ini adalah arahan dari Gubernur dan Wakil Gubernur untuk kita semua membangun ini dalam rangka kecukupan buah di provinsi Maluku," cetusnya. 

Dengan penanaman ini, dirinya berharap Balai Benih Hortikultura kedepan dapat menjadi sentra buah-buahan di negeri para raja-raja ini.