Warga Pulau Wetang MBD Minta PLN Wilayah Maluku Operasikan PLTD Rumahlewang


TEPA - BERITA MALUKU.
PT.PLN (Persero) Wilayah Maluku dan Maluku Utara diminta segera mengoperasikan PLTD  Rumahlewang di Kecamatan Pulau Wetang, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Pasalnya, sudah lima tahun dibangun, PLTD ini masih mangkrak, dan belum beroperasi untuk melayani penerangan masyarakat di wilayah pulau terluar tersebut.


“Kami di Kecamatan Pulau Wetang meminta pihak PLN Maluku dan Maluku Utara mengoperasikan listrik di wilayah ini, karena kami sangat membutuhkannya,” pinta Yan Watrimni, salah satu tokoh masyarakat Pulau Wetang mewakili masayarakat, ketika menghubunginya di Desa Nusyata, Kecamatan Pulau Wetang, MBD, Selasa (27/7/2021).


Watrimni menyayangkan dana miliaran rupiah yang sudah digelontorkan dari uang negara untuk membangun jaringan PLN sejak tahun 2016, namun sampai saat ini belum juga beroperasi.


“Sudah sekian tahun ini PLTD Pulau Wetang mangkrak. Kami ikut kesal dengan keberadaannya saat ini. Padahal PLTD ini sangat kami butuhkan bila telah dioperasikan. Yang kita ketahui uang negara sudah dikeluarkan tetapi belum juga beroperasi,” tambah salah satu warga Pulau Wetang lainnya.


Karena kesal terhadap keberadaan PLTD ini, warga mempertanyakan kinerja wakil rakyat asal Kabupaten MBD yang duduk di kursi DPRD Provinsi Maluku. Mereka menilai para wakil mereka di dewan tidak menyuarakan aspirasi masyarakat Kecamatan Pulau Wetang yang selama ini merindukan sarana penerangan dari PLTD  tersebut.


“Selama ini kerja mereka di DPRD Provinsi Maluku apa saja, sampe seng bisa lihat kepentingan masyarakat. Ini PLN bukan belom bangun akang, itu su bangun, baru seng beroperasi. Ini ada apa?,” tanya warga Pulau Wetang kesal.


Camat Pulau Wetang, Dace Helianan yang dikonfirmasi terkait kondisi PLTD itu, mengaku bahwa dirinya baru menjalankan tugas di Kecamatan Pulau Wetang, sehingga dia hanya mendengar kabar bahwa yang menjadi kendala adalah mesin PLN belum ada, semenjak jaringan PLN selesai dibangun di wilayah itu.


Camat mengaku ikut prihatin terhadap keadaan rumah mesin yang kini tertutup semak belukar, karena tidak pernah dirawat dengan baik. Camat mengaku akan berkordinasi dengan para kepala desa di Kecamatan Wetang untuk membersihkan lokasi perumahan PLN untuk menghindari kebakaran.


Penjabat Kepala Desa Nusyata, Kecamatan pulau Wetang, Mefi Boset Terlir meminta Pemerintah Daerah mendorong pihak terkait untuk segera mengoperasikan PLTD unit Rumahlewang karena tiang listrik ada yang sudah roboh di sejumlah lokasi.


“Jangan sampai jaringan listrik yang dibangun dengan uang miliaran rupiah yang didapat dari pajak rakyat rusak begitu saja tanpa ada gunanya untuk rakyat kecamatan pulau Wetang, sedangkan yang untung adalah pembil kebijakan dan kontraktor,” pintanya. (eky)